MAKASSAR, MEDIABARU.CO.ID -– Sekolah Islam Athirah resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru melalui peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028. Peluncuran tersebut digelar dalam konferensi pers di Ruang Auditorium Sekolah Islam Athirah, Jalan Kajaolalido No.22 Makassar, Jumat (9/10/2026).
Pada tahun ajaran kali ini, Athirah menargetkan daya tampung sebanyak 1.188 siswa yang tersebar di empat unit wilayah dan berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 1.111 siswa, sebagai bentuk kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap Athirah.
Kepala Departemen Humas Sekolah Islam Athirah, Ibnu Hajar, merincikan sebaran kuota tersebut. Untuk Unit Kajaolalido terdiri dari TK 55 siswa, SD 112, SMP 125, dan SMA 150. Unit Bukit Baruga meliputi TK 50, SD 100, SMP 125, SMA 156. Sementara Unit Racing Center menampung TK 40 dan SD 75, serta Unit Bone dengan SD 75, SMP 60, dan SMA 65 siswa.
Untuk memberikan apresiasi kepada calon wali murid, Athirah menghadirkan program Early Bird berupa potongan uang pangkal khusus bagi 423 pendaftar pertama pada periode 12 Oktober hingga 31 Desember 2026. Program ini menjadi kesempatan emas bagi orang tua yang ingin bergabung lebih awal dengan potongan biaya yang signifikan.
Tidak hanya itu, Athirah juga memberikan potongan khusus bagi siswa internal yang melanjutkan jenjang di Athirah serta bagi anak dari alumni. Berbagai skema beasiswa prestasi akademik dan non-akademik juga telah disiapkan, bahkan beasiswa penuh berupa bebas uang pangkal dan SPP bagi siswa berprestasi di tingkat olimpiade dan penghafal Al-Qur’an 30 juz setelah melalui proses tes.
Di sisi lain, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamsril, menegaskan komitmen sekolah yang telah lebih dari satu dekade konsisten menerapkan pendidikan inklusi. Setiap tahun, Athirah melayani sekitar 60 hingga 70 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari berbagai jenjang melalui tahap asesmen awal, sehingga pendidikan berkualitas dapat dirasakan semua kalangan.
Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Aman Uppi, menambahkan bahwa Athirah tidak hanya diposisikan sebagai tempat belajar, melainkan sebagai “rumah peradaban”. Dengan perpaduan Kurikulum Nasional dan penguatan nilai-nilai agama, Athirah berkomitmen melahirkan generasi yang berakhlaqul karimah, berkarakter Islami, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (*)











