Example 325x300
BeritaPeristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan korban Jatuh Dari Kapal Jolloro di Sinjai Dalam Kondisi Meninggal Dunia

×

Tim SAR Gabungan Temukan korban Jatuh Dari Kapal Jolloro di Sinjai Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

SINJAI, MEDIABARU.CO.ID — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban yang dilaporkan terjatuh dari kapal jenis jolloro di Perairan Pasi Mabborong, Kabupaten Sinjai, resmi membuahkan hasil pada hari ke-4 pencarian.

Korban atas nama Akmal Saputra (21 tahun) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada sekitar pukul 13.30 WITA.
Kronologi kejadian bermula pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA saat korban dalam perjalanan pulang dari perairan Pasi Mabborong menuju Pelabuhan Larea-Rea. Setelah memilah ikan hasil tangkapan, korban berjalan ke bagian belakang kapal untuk mencuci tangan. Namun setibanya kapal di pelabuhan, korban sudah tidak berada di atas kapal dan diduga kuat jatuh ke laut selama perjalanan.

Example 325x300

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ABK kapal penumpang yang sedang berlayar dari Cappa Ujung menuju Kanalo 2. Korban terlihat mengapung di sekitar perairan Kanalo 2. ABK kapal tersebut segera melaporkan temuan ini ke Posko SAR Gabungan.

Menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Sinjai untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Komandan pos SAR Bone Bapak Masrur membenarkan penemuan jasad korban dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.

“Memasuki pencarian hari ke-4, korban atas nama Akmal Saputra akhirnya berhasil ditemukan oleh kapal penumpang yang berangkat dari cappa ujung menuju pulau Kanalo 2. Korban ditemukan sekitar pukul 13.30 oleh abk kapal penumpang dan langsung menginformasikan penemuan tersebut ke TIM SAR GABUNGAN, mendapatkan informasi Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Sinjai. Kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengapresiasi setinggi-tingginya sinergi dan kerja keras seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat yang telah berjuang di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Masrur

Operasi SAR kemanusiaan ini berjalan lancar berkat kolaborasi ketat antara Tim Rescue Pos SAR Bone (Basarnas Makassar), SAR Brimob, Polairud Kabupaten Sinjai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Sinjai, serta peran aktif masyarakat dan nelayan setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 1654x355